KATA PENGANTAR
puji syukur penulis
ucapkan kepada ALLAH SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada
penulis, sehingga dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya, makalah
ini berjudul Device Jaringan Komputer.
Dalam kesempatan ini, perkenankan
penulis menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepada pihak yang telah
berjasa dalam penulis makalah ini, terutama kepada dosen mata Kuliah Keamanan
Jaringan Komputer.
Malang, 14 February 2015
PRAYOGA UJI AL HAKIM
i
Daftar isi
KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………………..
i
DAFTAR ISI ....................................................................................................................
ii
BAB
I PENDAHULUAN
A.
Latar belakang ………………………………………………………………………….. 1
B.
Tujuan penulisan ……………………………………………………………………….. 1
BAB
II LANDASAN TEORI
A.
Pengertian Device Jaringan Komputer
……………………………………………… 2
B.
Macam – macam Device Jaringan Komputer
………………………………………. 2
BAB
III PEMBAHASAN
A.
NIC (NETWORK INTERFACE CARD) ……………………………………………… 6
B.
KABEL …………………………………………………………………………………… 6
C.
FIBER OPTIC (SERAT OPTIK) ……………………………………………………… 10
D.
HUB DAN SWITCH ……………………………………………………………………. 12
E.
REPEATER …………………………………………………………………………….. 14
F.
BRIDGE …………………………………………………………………………………. 14
G.
MODEM …………………………………………………………………………………. 15
H.
ROUTER ………………………………………………………………………………... 15
BAB
IV PENUTUP
A.
Kesimpulan …………………………………………………………………………….. 17
B.
Saran – saran …………………………………………………………………………. 17
ii
BAB
I
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
Komputer
adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah
dirumuskan. Kata Komputer semula digunakan untuk menggambarkan orang yang
perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu,
tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri.
B. TUJUAN
PENULISAN
Adapun tujuan penulisan makalah ini
adalah untuk mengetahui / memahami tentang Device Jaringan Komputer dan
pemanfaatannya dalam kehidupan seharihari. Dengan membaca tulisan ini
diharapkan kita bisa lebih memahami teknologi informasi, karena bangsa yang
maju adalah bangsa yang menguasai teknologi dan informasi. Dengan memahami
Device Jaringan Komputer maka akan sangat memudahkan kita dalam menyelesaikan
sesuatu dalam kehidupan sehari-hari.
1
BAB
II
LANDASAN
TEORI
A. Pengertian
Device Jaringan Komputer
Device Jaringan Komputer adalah sebuah perangkat
alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan di
dalam sebuah Komputer untuk mengolah data yang bisa membuat komputer bisa
berjalan dengan lancar.
Di dalam Komputer tersebut terdapat macam – macam
prangkat yang bisa menjalankan atau memperhitungkan jalannya sebuah komputer.
B. Macam
– macam Device Jaringan Komputer
1. NIC
(NETWORK INTERFACE CARD)
2. KABEL
3. FIBER
OPTIC (SERAT OPTIK)
4. HUB
DAN SWITCH
5. REPEATER
6. BRIDGE
7. MODEM
8. ROUTER
2
BAB
III
PEMBAHASAN
1. NIC (Network Interface Card)
Untuk memfungsikan PC Stand Alone agar dapat berkomunikasi
dengan PC lain, diperlukan Network Interface Card (NIC). NIC berfungsi
menghubungkan PC dengan media yang digunakan.
2. Kabel
Kabel yang biasa
digunakan dalam jaringan ada 3 jenis, yaitu:
1. Coaxial
3
Kabel ini sering digunakan untuk antena
televisi dan transmisi telepon jarak jauh. Konektornya adalah BNC (British
Naval Connector). Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu:
1. Coaxial baseband (kabel 50 ohm) –digunakan untuk transmisi digital.
2. Coaxial broadband (kabel 75 ohm) –digunakan untuk transmisi analog.
Tipe kabel coaxial juga dibagi 2, yaitu:
a. Thin (thinnet)
Kabel jenis ini lebih fleksibel, lebih gampang
digunakan, dan lebih murah daripada kabel thick.
b. Thick (thicknet)
4
Lebih tebal, susah
dibengkokkan, jangkauannya labih jauh daripada thin, dan harganya lebih mahal
daripada thin.
Kelebihan:
• Hampir tidak terpengaruh noise
• Harga relatif murah
Kelemahan:
• Penggunaannya mudah dibajak
• Phick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang
2. Twisted Pair
Kabel ini sering digunakan pada kabel telepon. Pada
komputer konektornya adalah RJ-45. Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu:
a. STP (Shielded Twisted Pair)
Kabel
STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan
lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP
yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.Shielded Twisted
Pair juga adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis
instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel. Kabel STP
juga digunakan untuk jaringan data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM.
Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi
EMI.
5
b. UTP (Unshielded Twisted Pair)
Kabel Unshield Twisted Pair
(UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat
pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel
memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung
ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua
protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN
dilengkapi dengan RJ-45. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah
dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.
Kategori UTP
Terdapat 5 kategori untuk kabel UTP. Kategori ini mendukung sinyal suara
berkecepatan rendah (low-speed voice) dan sinyal LAN berkecepatan tinggi.
Kategori 5 UTP direkomendasikan sebagai kategori minimum untuk instalasi LAN
dan cocok untuk topologi star. Tabel berikut menunjukkan masing-masing kategori
:
6
Kelebihan:
• Harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya
• Mudah dalam membangun instalasi
Kelemahan:
• Jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps)
• Mudah terpengaruh noise (gangguan)
3. Fiber Optic (Serat
Optik)
Ukuran kabel ini kecil dan terbuat dari serat optik. Kabel ini dibagi menjadi
2, yaitu:
a. Multi mode
Penjalaran cahaya dari
satu ujung ke ujung lainnya pada kabel jenis ini dapat melalui beberapa
lintasan cahaya karena diameter intinya (core) cukup besar (50 mm).
7
b. Single mode
Diameter intinya hanya
3-10 mm sehingga penjalaran cahaya hanya dapat melalui satu lintasan.
Kelebihan:
• Ukuran kecil dan ringan
• Sulit dipengaruhi interferensi/ gangguan
• Redaman transmisinya kecil
• Bidang frekuensinya lebar
Kelemahan:
• Instalasinya cukup sulit
• Tidak fleksibel
• Harga relatif mahal
8
4. Hub
Sebuah konsentrator
(Hub atau switch) adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network
dari tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi bintang,
kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub atau
switch.
4. Switch
Switch adalah perangkat yang menghubungkan
segmen jaringan. Sebetulnya switch memang merupakan pengembangan lanjutan dari
‘bridge’. Switch bisa digunakan juga untuk menghubungkan switch satu
dengan switch lainnya, untuk memperbanyak jumlah port, atau memperluas jangkauan
dari jaringan (misalkan ada satu gedung dengan gedung yang lainnya). Bahkan
apabila kita melihat ke berbagai vendor network equipment, berbagai switch
dipecah ke level berbeda seperti core, aggregation dan access. Pemisahan
berbagai level ini dikarenakan setiap level dimaksudkan untuk fungsi yang
berbeda.
9
Switch dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
1. Manageable Switch
Adalah switch yang bisa di atur untuk
kebutuhan jaringan tertentu, ada beberapa perbedaan mendasar yang membedakan
antara switch manageable dengan switch non manageable.perbedaan tersebut
dominan bisa di lihat dari kelebihan yang dimiliki oleh manageable switch itu
sendiri. Berikut adalah kelebihan switch manageable :
1. Mendukung penyempitan broadcast jaringan dengan VLAN
2. Pengaturan access user dengan access list
3. Membuat keamanan network lebih terjamin
4. Bisa melakukan pengaturan port yang ada.
5. Mudah memonitoring trafick maintenance network karena dapat diakses
tanpa harus berada di dekat switch.
2. Non Manageble
Switch
Adalah switch yang tidak dapat di managed,
switch tersebut sudah siap pakai tinggal pasang dan switch sudah bisa digunakan
tanpa perlu di seting. Harga switch Non Manageble lebih murah jika dibandingkan
Manageable Switch Namun apabila terjadi masalah dengan jaringan kita, kita
tidak akan bisa melakukan troubleshooting dengan mudah karena switch nya tidak
bisa diapa-apakan. Problem yang paling sering terjadi diantaranya IP address
conflict, tidak bisa connect dll. Apabila jaringan sudah mulai tersebar di berbagai
area, akan sangat sulit melakukan troubleshooting computer mana yang
menyebabkan masalah tersebut.
10
5. Repeater
Fungsi utama repeater
yaitu untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen
kabel LAN lalu memancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli
pada segmen kabel yang lain. Dengan cara ini jarak antara kabel dapat
diperjauh.
6. Bridge
Fungsi dari bridge itu sama dengan
fungsi repeater tapi bridge lebih fleksibel dan lebih cerdas dari pada
repeater. Bridge dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi
yang berbeda. Misalnya bridge dapat menghubungkan Ethernet baseband dengan
Ethernet broadband. Bridges juga dapat digunakan untuk mengkoneksi network yang
menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula. Bridges
dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi jaringan.
11
7. Modem
Perangkat modem
merupakan salah satu jenis bridge, yaitu perangkat yang bekerja menghubungkan
PC dengan atau pada media yang berbeda. Perangkat ini adalah perangkat jaringan
komputer yang digunakan untuk koneksi Wide Area Network (WAN).
8. Router
Router adalah
perangkat jaringan komputer yang menghubungkan host pada jaringan yang
berlainan. Fungsi utamanya adalah IP Forwarding, yaitu proses meneruskan paket
IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang menjadi tujuan paket data.
12
Macam - Macam Router :
1. Router aplikasi : router
jenis ini adalah sebuah aplikasi yang bisa anda instal pada sistem operasi
komputer, sehingga sistem operasi computer tersebut dapat bekerja seperti
router, misalnya aplikasi WinGate, , WinProxy Winroute, SpyGate dll.
2. Router Hardware : adalah
sebuah hardware yang memiliki kemampuan seperti router, maka dengan hardware
tersebut anda dapat membagi IP Address, Router hardware dapat digunakan untuk
membagi jaringan internet pada suatu wilayah, misalnya dari router ini adalah
access point, wilayah yang mendapat Ip Address dan koneksi internet disebut Hot
Spot Area.
3. Router PC : adalah
sebuah komputer yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga dapat digunakan
sebagai router. Untuk membuat sebuah router PC tidak harus menggunakan komputer
dengan spesifikasi yang tinggi. Komputer dengan prosesor pentium dua, hard
drive 10 GB dan ram 64 serta telah tersedia LAN Card sudah bisa digunakan
sebagai router PC. Komputer yang dijadikan router ini harus diinstal dengan
sistem operasi khusus untuk router. Sistem operasi yang populer untuk router PC
saat ini adalah Mikrotik
Sistem kerja router :
Pada dasarnya perbedaan routing statis
dan routing dinamis adalah cara mengenalkan alamat networknya.
1. Routing dinamis : Pada
prinsipnya hanya mengenalkan network yang berhubungan dengan router yang
bersangkutan (kaki-kakinya). Hal ini sangat cocok untuk topologi jaringan
lingkup besar (terhubung ke banyak network).
2. Routing statis : Harus
mengenalkan setiap alamat pada setiap network yang ingin dituju. Jadi secara
keseluruhan harus tahu semua alamat yang ingin dituju. (cocok untuk topologi
jaringan yang simple)
13
BAB
IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari tulisan yang telah penulis uraikan pada tulisan
diatas dapat diambil
beberapa kesimpulan,diantaranya jaringan komputer
terbagi kepada :
1.
Local Area Network (LAN)
2.
Metropolitan Area Network (MAN)
3.
Wide Area Network (WAN)
B. SARAN
– SARAN
Adapun saran-saran yang dapat penulis sampaikan pada
kesempatan ini adalah :
1. Teknologi jaringan komputer sangat memudahkan
kita dalam berbagai
kegiatan, oleh karena itu jangan kita salah
menggunakan karena akan dapat
merugikan pihak lain,
2. Perbanyak kembali pengetahuan kita tentang
komputer jaringan